Posts

Showing posts from September, 2025

Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW: Meneladani Akhlak Rasulullah di SMP Labschool Jakarta

Image
Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW: Meneladani Akhlak Rasulullah di SMP Labschool Jakarta Jumat pagi, 19 September 2025, halaman Masjid SMP Labschool Jakarta tampak berbeda dari biasanya. Sejak pukul 07.00, ratusan siswa berseragam rapi, guru dengan wajah cerah, serta masyarakat sekitar sudah memenuhi area masjid. Mereka hadir bukan sekadar untuk berkumpul, tetapi untuk merayakan salah satu momen penting dalam kalender Islam: peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara ini tidak hanya berbentuk seremonial, melainkan dikemas dengan penuh kreativitas dan nuansa kebersamaan. Ada sesi pembukaan yang hangat, sambutan penuh makna dari kepala sekolah, penampilan nasyid yang menyentuh hati, hingga ceramah inspiratif dari seorang ustadz muda. Semua rangkaian kegiatan dirancang agar peserta tidak sekadar mendengarkan, tetapi juga merasakan nilai akhlak Rasulullah yang ingin diteladani. Suasananya begitu hangat. Senyum, tawa, dan kekhusyukan bercampur menjadi satu. Dari awal hingga akhir, terasa ...

Rangkuman BAB 5 Informatika

Image
  Rangkuman Bab 5: Cakap dan Beretis di Media Digital Pendahuluan Bab 5 tentang cakap dan beretis di digital membahas salah satu pilar utama literasi digital. Di era informasi yang serba cepat, kemampuan teknis saja tidak cukup. Kita juga harus mampu berkomunikasi dengan baik ( cakap ) sekaligus menjaga etika ( beretis ). Dua hal ini menjadi dasar dalam menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan produktif. Rangkuman ini akan menguraikan secara mendalam makna, prinsip, manfaat, serta tantangan dari cakap dan beretis di ruang digital, lengkap dengan contoh nyata yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. 1. Makna Cakap di Digital Cakap berarti pandai, mampu, dan terampil. Dalam konteks digital, istilah ini merujuk pada keterampilan komunikasi yang baik melalui media digital. Aspek utama kecakapan digital: Kejelasan pesan – Mampu menulis atau menyampaikan ide dengan singkat, padat, dan mudah dipahami. Penyesuaian audiens – Menentukan gaya...

"Jarimu, Harimaumu"

Image
Peribahasa "Jarimu Harimau Mu" dan Perannya di Era Digital Pendahuluan Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam cara manusia berkomunikasi. Jika pada masa lalu interaksi lebih banyak dilakukan secara langsung, kini sebagian besar komunikasi berlangsung melalui media sosial, aplikasi perpesanan, maupun forum daring. Perubahan ini tentu membawa kemudahan, tetapi sekaligus melahirkan tantangan baru. Salah satu tantangan tersebut berkaitan dengan tanggung jawab penggunaan jari untuk menulis di dunia maya . Di tengah fenomena ini, muncul sebuah ungkapan populer: “Jarimu harimau mu.” Peribahasa ini menjadi simbol peringatan bahwa apa pun yang kita tuliskan di media digital dapat berakibat besar pada diri sendiri maupun orang lain. Artikel ini akan membahas secara mendalam makna peribahasa tersebut, perannya di era digital, contoh nyata yang relevan, serta bagaimana masyarakat dapat memaknainya sebagai pedoman etika berinternet. Makna Peribahasa ...